Jumat, 16 Desember 2011

Contoh Penulisan Daftar Pustaka


Contoh Penulisan Daftar Pustaka - Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit Contoh Penulisan Daftar Pustaka.Pada artikel sederhana saya sebelumnya saya sudah memberikan informasi mengenai Contoh Penulisan Latar Belakang Makalah namun saya rasa tidak lengkap jika saya tidak memberikan sedikit informasi mengenai Contoh Penulisan Daftar Pustaka.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka yang akan kita bahas di sini adalah mengenai sistematika dari penulisan daftar pustaka itu sendiri. Begitu memahami cara penulisan daftar pustaka, kita akan lebih fleksibel dalam menulis daftar pustaka. Dan untuk lebih valid lagi, kita akan menggunakan rujukan berupa kamus besar bahasa indonesia. 

Mengapa KBBI? Karena KBBI boleh dikatakan sebagai rujukan utama dalam segala penulisan karya tulis berbahasa Indonesia. Di sebagian besar karya tulis yang pernah saya baca, penulis karya tulis biasanya mengawali tulisannya dengan definisi.Jika tulisan tersebut berbahasa Indonesia, dari mana lagi kita mendapatkan definisi yang dapat dipertanggungjawabkan selain dari KBBI.

Dengan asumsi seperti itu, segala bentuk tulisan yang terdapat di dalam KBBI tentunya sudah ditulis berdasarkan sistematika yang cermat dan hati-hati. Dan sesuai dengan bahasan kita saat ini, kita bisa belajar mengenai sistematika daftar pustaka dan cara penulisan daftar pustaka yang baik dan benar.

Kita bisa “pergi” ke halaman belakang untuk menemukan daftar pustaka ini. Di sana mungkin tidak tertulis daftar pustaka, bisa Pustaka Rujukan, Pustaka Acuan, bahkan versi bahasa inggrisnya, yakni Bibliografi. Menurut saya, semua ini sama saja.

Berikut ini adalah bagian - bagian dari Penulisan Daftar Pustaka.
1. Nama Pengarang.
Aturan penulisan nama pengarang ini adalah nama belakang penulis ditulis didepan nama depan yang kemudian dipisahkan dengan tanda koma.Contoh :
  • Slamet Raharjo ditulis: Raharjo, Slamet
  • Bagoes Rupamu ditulis: Rupamu, Bagoes
2. Tahun Penerbitan.
Ini tidak perlu diterangkan lebih lanjut. Semua orang juga tahu kalau ditanya “tahun berapa sekarang?” pasti menulis seperti ini 2010 bukan seperti ini dua ribu sepuluh.

3. Judul.
Judul karya tulis ini ditulis miring.Sebutan yang paling cocok adalah italic.

4. Nama Kota. 
5. Nama Penerbit. 

Pada peraturan nomor 4 dan 5,tidak ada yang aturan spesial di sini. Selain penulisan kedua nama ini dipisahkan dengan tanda titik dua.

Jadi jika ditulis, contoh daftar pustaka berdasarkan sistematika diatas menjadi semacam ini :
Rahajo, Slamet. 2010. Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar. Yogyakarta: Pustaka Senang Bahagia.

Sekian informasi sederhana saya ini mengenai Contoh Penulisan Daftar Pustaka.Semoga teman - teman semua tidak bingung lagi ketika membuat sebuah Daftar Pustaka setelah melihat Contoh Penulisan Daftar Pustaka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar