Jumat, 14 Oktober 2011

Cukup Sudah Aku Ingin Pergi Ke Mall

Ola, wuih kayaknya dah lama banget aku dah ga nulis di blog ini. Beberapa hari ini musti fokus ke skripsi dan hal-hal lain, karena aku narget akhir bulan Oktober 2011 ini BAB I, II, ma III bisa kelar. Hmmmm, jadi mulai cari bahan, ngetik-ngetik dan lain sebagainya. Tapi, tetep gak menutup hari-hariku yang selalu bertemu dengan hal-hal yang penuh "kegilaan".
Harusnya sih hari minggu itu aku ngaji bareng temenku dari fakutas lain, Rizki (klo ada yang pernah liat, dia tu artis karbitan di salah satu stasiun televisi). Ya bagaimanapun juga sebagai mahasiswa yang beriman, aku tetep butuh yang namanya ngaji apalagi aku yang di psikologi, juga gak jauh-jauh dari masalah kejiwaan yang juga butuh sentuhan Tuhan. Tapi, hari itu beda, aku dah janjian mau nonton bioskop bareng temen-temen kuclukku Edi, Agung, ma Amin jadi aku memohon, meminta, dan meratap untuk izin karena ada janjian ma temen-temen lain (ga bilang sih klo mau nonton).
Ini pertama kalinya sejak masih SD, akhirnya aku bisa nonton pilm di Bioskop, jadi ini sangat berharga sekali buatku. Jadilah akhirnya aku, Edi, ma Agung memutuskan untuk jalan-jalan ke Mall Paragon (gile udah gak ngaji malah jalan-jalan ke Mall?), niatnya sich mau beli tiket buat nonton Film Pirates Of The Caribbean 4 nanti malem. Iya harus nanti malem karena kita mau ngajak Amin biar lengkap kebahagiaan kita sebagai kura-kura maling. Kebetulan kita dateng ke Paragon dan mallnya belum buka, so akhirnya kita foto-foto dulu (ababil banget ya pake foto-foto di mana pun dan kapan pun?). 
Pas Mallnya bukan kita pulang, ya gak lah ngapain juga ya kita masuk lah, masa cuman foto-foto aja? Yupa, kita masuk dan begitu takjub karena lagi ada Show Mobil, wah buste mobilnya lucu-lucu ada yang abis dikeluarin dari kardus (karena mobilnya dipenuhi kapuk), ada yang platnya bertuliskan G 060 N, wah ni mobil pa pelawak sich??? Ketika lagi nonton mobil, kita liat ibu-ibu gaul dengan pakaian seadanya yang punggungnya terlihat tapi parah, entah sengaja atau tidak? Sadar atau tidak? ADA BEKAS KEROKANNYA, MEEEN!!! Wah, udah seksi-seksi ke mall, malah tatoan gitu, ckck. Mungkin aku aja yang ketinggalan info tentang perkemabangan trend ya?
Ya sudahlah kita lupakan ibu-ibu gaul dengan tatonya itu, kita menuju XXI untuk memesan tiket. Sesampainya di TKP, ternyata XXI baru bukan nanti jam 11.00 WIB. Hmmm, nunggu nich, baiklah akhirnya kita memutuskan buat cari makanan dulu dan pilihan kita jatuh ke Hokben. Tapi, kita nyari ATM dulu buat ambil uang. Yap, singkat cerita kita telah memesan makanan di hoben, Agung ma Edi mesen paket nasi sedangka aku mesen Sukiyaki (aku memesan ini karena penasaran ma rasanya, dulu sich aku makan di resepsi di nikahannya saudaraku enak) tapi aku harus nunggu karena harus dimasak dulu. Asli kita tu keliatan kaya anak-anak jalanan yang sok nggaya makan di hokben, Agung yang pake sandal jepit kucel dan aku yang juga pake sandal japit yang udah mangap-mangap karena kelaparan.
Kita milih makan di balkon, di luar ruangan biar bisa liat pemandangan kota Semarang (halah pemandangan, wong isinya mung gedung ma toko-toko. Sambil nunggu Sukiyaki, aku ngiler dulu liatin Agung ma Edi makan begitu lahapnya. Hwaaaa, makananku mana??? Kenapa harus nunggu??? Dan akhirnya tu Sukiyaki dateng juga, wah kayaknya enak nich, tapi ... kok banyak sayurnya ya? gak papa lah, cicipan pertama begitu enak, tapi lama-lama kok ... ah dasar mulut orang Indonesia terbiasa makan ma Jengkol, giliran makan makanan elit kaya gini jadi gak berselera. Aduh, aku masih laper nich, akhirnya dengan berat hati aku mesen paket nasi kaya Agung dan Edi, dan akhirnya aku makan dengan lahapnya, menghitung balas dendam tadi. Huaaaa, kenyaaang!!! Oya, pas hari itu lagi ada pertemuan tingkat menteri sos-bud ASEAN di semarang jadi sambil makan sesekali denger sirine mobil Polisi ngwal delegasi ASEAN itu. 
Setelah kenyang makan, dan waktu pun sudah menunjukan jam sebelas lebih, kita akhirnya menuju ke XXI  lagi. Nah, pas di sini kejadian menyebalkan terjadi. Ketika mau masuk ke XXI, kita malah ketemu ma Rizki baru keluar dari XXI. Nah lho, bilangnya mau ijin ngaji ada acara sekarang malah sama-sama ketemu di Paragon. Sesuatu banget dech, mau nge-hedon malah kita punya pikiran yang sama. buset lah ... "Kita ngaji di XXI aja gimana? " Kata Rizki.
Singkat cerita kita gak jadi mesen tiket di XXI karena jadwal yang kita butuhkan gak ada. Akhirnya kita sholat dulu abis itu mesen di E-Plaza. Tempat dugem anak-anak gaul. Wah, sebagai kaum buangan kaya kita yang make sandal jepit juga kayaknya ke tempatnya ank-anak gaul menjadi sebuah aib tersendiri. Tapi, demi menonton film favorit kita itu, kita pun harus nekad dengan aib kita itu. Yap, tiket sudah dipesan, jadi kita tinggal nunggu nanti malam.
Malemnya kita nonton bioskop Kura-kura ninja yang cangkangnya tumbuh di depan, tapi cuman Edi yang cangkangnya gak tumbuh. Maklum dia kan langsing.hehe ^^v
Pas lagi nunggu aku ngomong, "Tau gak? Aku tu pertama kalinya lho nonton bioskop" 
"Apa?" kata Amin
"Pernah sich, tapi zaman SD banget, dan itu pun nontn Power Ranger ma Batman, hehe"
So, di dalam pun aku tertakjub-takjub dengan yang namanya bioskop itu, bukan karena filmnya tapi karena tempatnya, kampungan banget dah. Ketikal film dimulai, sesekali aku liat samping kanan, kiri, depan, belakang ternyata isinya mung remaja ma remaji lagi saling bermesraan. Ah, mereka nich mau pacaran apa nonton film sich??? Sedangkan kita kura-kura ninja malah kaya hombreng berempat, masa aku mau meluk ma senderan di bahunya Edi? Ih, jijay banget dah.... Kita masih cowok-cowok normal buka kumpulan Hombreng, sekali lagi bukan ...
Keren abis nonton film Pirates of The Caribean, Jack Sparrow selalu memiliki gaya yang unik. Tapi adegan yang paling aku suka adalah melihat gaya The King  George II yang mukanya menyebalkan itu
Berbicara tentang Bajak Laut, mungkin kita berempat (aku, Amin, Agung, da Edi) adalah orang-orang yang terobsesi dengan bajak laut. Terutama Edi, dia sangat terobsesi sampai-sampai membuat pernak-pernik bajak laut, seperti bendera hanya saja dia ga berani untuk membutakan salah satu matanya. hehe...
Filosofi hidup bajak laut yang  kita kenal melalui film-film itu sangat menginspirasi kami, terutama One Piece dan Pirates of the Caribean, dua film itu yang memberikan pengaruh besar pada kami. Persahabatan, prinsip hidup, sampe gaya hidup membuat kami begitu menyukainya.
Ya hidup sebagai bajak laut memang ga harus hidup di laut dengan terombang-ambing berdisko cacing. Tapi menjadi bajak laut adalah sebuah kebebasan dalam berpikir, merasakan, dan bertindak, tapi kebebasan itu tetap dengan tanggung jawabnya terhadap nilai-nilai yang sudah ada.
Ediwan sebagai orang yang merasa sudah menjadi seperti bajak laut, dia belum menganggap aku sebagai bajak laut. AKu juga ga tau kenapa? Mungkin ospekku belum lulus. Tapi, aku sendiri sangat menyukai kebebasan.
Mungkin ini terkesan seperti anak kecil dan fantasinya tentang tokoh-tokoh kartun Tapi, beda dengan tingkat perkembangan kami yang udah segini gedenya. Akan lucu jika kemudian kami main pedang-pedangan di depan rumah. Pasti anak-ana kecil akan menontoni kami sambil berteriak sambil tepuk tangan, "Ayo Ayo Ayo"
Aku suka ma filosofi kebebasan bajak laut agak terlambat dari teman--teman lain. Waktu itu setelah diminta ma temen-temen teknik buat ngasih tips-tips tentang psikotes. Aku merasa ga nyaman aja. Pertama karena aku ga menekuni bidang itu, kedua ada kode etik yang harus dijaga.
Berbicara tentang psikotes, psikotes itu
Pas lagi galaunya gitu, aku langsung ke toko buku dan menemukan buku bagus judulnya Tinggalkan Sekolah Sebelum Terlambat. Filosofinya bagus dalam pembelajaran mandiri. Bagaimana sang penulis DO dari SMA kemudian memutuskan untuk belajar sendiri segala sesutaunya dan kemudian dia diterima di sebuah perusahaan komputer terbesar. Gilanya lagi, dia sering menjadi pembicara dalam forum-forum internasional. Sejak saat itulah ketertarikanku terhadap bajak laut pun dimulai.
Temen-temen jadi sering meng update aku tentang film-film Pirates Caribean dan One Piece. Karena kedua film itulah aku sekarang jadi agak gila. Yang paling aku suka adalah selalu ada kekonyolan di setiap peristiwa yang seru. MIsalnya lagi serius-serius bertarung selalu aja ada kekonyolan yang terjadi.
Hidup ini akan sangat sia-sia jika kita hanya melauinya dengan air mata penderitaan. Karena itulah kegalauanku gak aku isi dengan isak tangis dan peratapan. Tapi, selalu dengan tawa dan senyuman. Itu jauh lebih baik aku rasa.
Kebeasan itu salah satunya muncul dalam hidupku, setiap aku ingin belajar sesuatu dan penasarann tentang sesuatu. Misalnya suatu saat aku laper dan pergi ke toko meubel, ya gak lah. aku pergi ke warung makan dan menemukan masakan unyu-unyu sangat menggiurkan, yaitu jengkol.

Jumat, 07 Oktober 2011

Jadilah Pengendara Kendaraan yang Benar

Ola, mau posting blog semalem ternyata lipstiknya mati eh listrik maksudku. hweheheh Alhamdulillah, akhirnya Semarang kemaren hujan juga setelah lama panas tak terkirakan. And its time to sleep mpe pules for me (baasa Inggris acak adul).
Kemaren habis ikut seminar Safety Riding yang diselenggarakan ma Menwa UNDIP (Ketuane adek angkatanku lho namanya Faizal, iya namanya sama cuman beda S ma Z doang, gak penting banget ah). Hari itu dimulai dengan aku lupa semua agenda pada hari itu karena ide yang tiba-tiba keluar dengan sangat derasnya di subuh hari. Gitulah aku klo ide lagi bertebaran masuk, mpe lupa makan, lupa hari, lupa mandi, mpe lupa hidup coba??? ckckck Padahal hari ini aku ada planning yang cukup indah mau aku jalanin, yaitu
- Makan nasi uduk di Ngesrep
-Abis itu mandi (hehe biar efektif aku suka mandi habis makan, biar gak percuma habis gosok gigi)
-Ke kampus nyari tanda tangannya Pak Karyono buat Sertifikatnya si Apri ma duduk manis di ruang komputer perpus sambil kerjain SKRIPSI)
-Ketemu bu EKD
-Pulang -> Tidur

Tapi gara-gara beberapa agenda aku lupain hari kamis, akhirnya aku gak bisa melaksanakan agenda itu semua. Salah satu agenda itu ikut seminar. Ya daripada gak ada kerjaan dan udah lupa ngerasain yang namanya duduk manis dalam kuliah, jadi gak papa lah ikut-ikutan seminar kaya gituan.hehew
Aku ma Amin ikutan tu seminar, biar dia ntar klo ada kesempatan buat ikutan tes pembuatan SIM dah tau-tau dikit. Gile lho tu bocah mpe segede gini belum punya SIM padahal sering bolak-balik pulang dari Semarang ke Klaten dan sebaliknya. Ketika ditanya kenapa? jawabnya cuman "Males ah ribet ngurusnya" Ya aku juga gak tenang-tenang banget karena buat SIMnya juga nembak gitu , hwehehehe ketauan. Tapi sudah sangat disiksa dengan tes-tes yang dilakukan oleh Bapakku meski bukan Polisi, mulai dimarah-marahin di jalan ma bapak klo salah.Jadi belajarku ma Bapak langsung di jalan gak pake buku-bukuan. Mulai ngenal rambu lalu lintas mpe pola-pola kecelakaan. Learning By Doing... Mantep dech bapakku...
Seminarnya tu yang ngisi dari Kepolisian dan dai Honda. Sakjane tu seminar agak ngeri karena suka ditampilin video-video kecelakaan yang gak bagus ditonton buat anak-anak Balita. Ada orang naik motor yang kelindes truck gede mpe darahnya muncrat-muncrat. hiii pokoe serem dech. Makanya Jadilah Pengendara motor yang Cerdas. Ini beberapa yang aku inget dan aku dapet dari seminar tu

Faktor-faktor Kecelakaan di jalan raya (belum-belum dah ngomongin kecelakaan, haha biar tambah ngeri) tu ada tiga, yaitu 
-Faktor Manusianya sendiri, misalnya ngantuk, emosional, kurang konsentrasi, dsb
-Faktor Kendaraan, misalnya make motor dalam kondisi yang gak baik misalnya make motor gak ada rodanya, gak ada rantainya, gak ada bensinya (hwehehehe ya gak lah), misalnya tu remnya dah aus, kaya gitu kaya gitu dech
-Faktor Lingkungan, ada dua yaitu kondisi jalan ma kondisi cuaca. Kondisi jalan misale jalannya jerawatan, bisulan, banyak komedo (ni jalan apa muka ya?). Cuaca misalnya habis hujan jadi licin, anginnya besar, atau bersalju (klo ini di Indonesia gak mungkin dech)
Teori ini aku bantah ma Amin seharunya khusus Indonesia tu ada Faktor keempat (oya, kiblat lalu lintas Indonesia itu ada di Belanda, gak tau kenapa?), apa itu? Yaitu Faktor Ghaib. Iya bener Faktor Ghaib. Gak jarang juga hantu-hantu di Indonesia itu menjadi peyebab terbesar kecelakaan di jalan, misalnya di jalan mana tu angker lho suka ada cewek pake baju putih lewat, pas ditengok dah gak ada. Atau klo lewat jembatan itu rasanya kita bisa jalan di atas air (ya iyalah sejak kapan ada jembatan dibangun ngelewatin air, yang ada orang yang lewat pada kelelep). Kaya kasusnya Saiful Jamil, lewat TOL itu kan, katanya angker. Nah lho, faktor keempat ini jangan diremehin.

Untuk mengendarai dengan aman juga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu ada software dan Hardware. Software tu berkanaan dengan manusianya, sedangkan hardware berkenaan dengan kendaraanya. 
Software perlu diperhatikan juga dua hal, yaitu sebelum berkendara dan saat berkendara. Sebelum berkendara pertama-tama lakukan pemanasan badan terlebih dahulu, dalam hal ini bukan berarti kita memanaskan tubuh kita di atas kompor, ingat bukan sama sekali,dan JANGAAAAN!!!! Dan bukan juga setiap akan berkendara, tetapi cukup lakukan sekali di pagi hari. Lu akan dikira gila klo tiap mau make motor senam dulu, di kampus mau pulang senam dulu, di mall mau pulang senam dulu, di mana pun berada mau make motor senam dulu. Lakukan tiap pagi sebelum menggunakan kendaraan, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan meningkatkan respon anggota tubuh (asli aku gak mudeng).
Selanjutnya persiapan diri saat akan berkendara seperti helm, baju lengan panjang, celana panjang, sarung tangan, sepatu, pelindung dada, STNK, ma SIM (nah, buat lu yang kaya Amin gak punya SIM, berdo'a saja berharap gak ada tilang, mungkin buat Amin sertifikat seminar ini bisa dipake klo ada pemeriksaaan, bilang aja, "Pak, saya ada sertifikat Seminar Safety Riding lho, masa saya ditilang gara-gara gak punya SIM?" Haha siap-siap aja dikira orang bloon).
Terus setelah sebelum berkendara, sekarang saat berkendara. Ada 7 postur yang perlu diperhatikan saat berkendara, yaitu Pundak, Sikut, Pinggul, kaki, pandangan, tangan dan lutut, kaya gambar di bawah ini. Oya, posisi kaki sebaiknya gak ngangkang (kecuali klo lu abis disunat, hwehehe). 
7 Postur Berkendara Nyaman
Klo lu bukan pembalap, lebih baik jangan dech sok mbalap kaya gambar di atas yang disilang. Pembalap tu ada tekniknya sendiri. Entah, motor lu motor cowok, matic,  motor bebek, or motor ayam, atau motor kebo sekalipun posisinya samasaat berkendara. Ingat itu... Tapi satu lagi aku berpendapat ada satu posisi yang kurang, yaitu Pantat, Men!!! Bagaimana letakin pantat dalam posisi yang nyaman. Klo yang ge ambeien gimana coba??? Cuman belum terjawab pertanyaanku itu, mengenai posisi pantat yang PW saat berkendara.
Selanjutnya prediksi, yaitu mempelajari pola-pola kecelakaan kaya di bawah ini,
7 Deadly Bins
Tu gambar namanya 7 Deadly Bins, cari aja di Google. Itu pola-pola kecelakaan yang paling sering terjadi dan mematikan, Ingat MEMATIKAN!!! Sekali lagi biar keliatan serem MEMATIKAN!!!!!.
Beberapa tips yang aku dapet nich, di antaranya:
- Pengendara motor roda dua melaju di bagian kiri, bukan di kakan, bukan di tengah, bukan juga di atas (wah ini motornya Hagrid yang bisa, hehe). Klo gak ada rambu-rambu belok kiri gak boleh belok kiri, klo ada tergantung perintahnya boleh atau gak belok kiri.
-Ketika berbelok atau berganti arah, nyalakan lampu Sein (klo yang belum tau, ni dikenal dengan lampu Riting, aku juga baru tau waktu seminar tu, hehew) 3 detik sebelum berubah jalur (bukan berbelok), misalnya mau nyelip, karena itu lu harus siap-siap jam, itung satu..., dua..., tiga ... yap nyalakan lampu Seinnya. Ketika akan berbelok nyalakan lampu sein 30 meter sebelum berbelok, nah klo yang ini lu harus selalu sedia meteran buat ngukur dulu. Jadi klo mau belok lu berhenti ngukur dulu baru klo sudah 30 meter baru nyalain lampunya. hwehehehe gak ada kerjaan banget, ya dikira ndirilah.
-Rem, gunakan rem depan dan belakang bersamaan dengan rem depan lebih kuat. Oya, jari tangan di rem depan harus dalam posisi seperti meremas ya, biasanya kan lu ngerem cuman pake satu atau dua jari?? tu Salah. Ya pokoknya salah.
-Ketika berhenti (terutama motor matic) pastikan mesin motor mati... ingat mati
-Jangan berboncengan lebh dari dua orang, dan klo bawa anak, jangan tarush di depan.
-Terakhir pastikan motor lu dah ada bensinnya, karena klo gak ada gak bisa jalan (ya iyalah)


Yep, itu beberapa hal yang aku dapatkan dari seminar itu. Hanya saja aku kecewa karena gak ada sesi tanya jawab. Padahal aku datang ke situ untu menjawab pertanyaanku. Helm SNI itu apa ya??? Adakah standar tertantu? Atau cuman Helm yang ada tulisanya SNI gitu???
Helm SNI
Karena Bapakku dulu pernah mendadak beli dan terpaksa harus meninggalkan helm cakil kesayangannya gara-gara dikasih tau Polisi saat pemeriksaan klo helmnya bukan helm SNI. Sampe rumah ayahku bingung, helm SNI itu apa? Ketika tanya ke penjual helm, bapakkua bertanya hal yang sama, penjual helm hanya menjawab, "Ya yang ada tulisan timbulnya SNI gitu Pak" Ya biarlah menjadi pertanyaan misterius buatku dan keluargaku.
Habis seminar ada praktek berhadiahnya, aku gak tertarik buat ikut, jadi hanya nonton tok. Padahal hadiahnya Helm yang keren banget. Ada dua jenis praktek yaitu lambat-lambatan naik motor di atas jalan kecil banget dan di track khusus yang berkelok-kelok, klo yang ini cepet-cepetan. Amin yang tertarik buat nyobanya meskipun akhirnya gagal juga.
Paling penting waspadalah dari bahaya kecelakaan, gini-gini aku udah keitung sekitar hampir lima kali kecelakaan, di antaranya

-Waktu SMA Boncengin cewek habis les, di perempatan menghindari motor eh aku malah kepeleset ma motorku, tapi teen cewekku tu cerdas dia langsung lompat, jadi cuman senyum-senyum gitu, sial banget malu-malui di depan cewek pula. Mungkin ini teguran dari Tuhan kali ya, boncengin bukan muhrim, hwehehe
-Waktu SMA lagi, ini kecelakaan paling parahku, boncengan ma temenku Agung waktu mau pulang. Jadi korban tabrak lari. Mau menghindari lubang di jalan eh malah diserempet. Udah gitu yang nyerempet kabur lagi. Setelah banun, apa yang aku lakuin coba dengan semua badan yang terasa sakit? NGACA, dalam hatiku, "Aduh, aku masih ganteng gak ya?" Hwehehe
-Waktu dari Solo, pertama kali aku mengendarai motor jarak jauh. Nabrak orang lagi nyeberang dadakan. Aku jatuh orangnya jatuh. Eh, orangnya malah yang kabur, "Yang salah siapa sich sebenernya??"
-Waktu ma Amin boncengan waktu mau ke kampus tapi lewat jalan belakang, pas di tikungan tajam gitu, aku gak bisa mengendalikan motorku sehingga nyerempet pinggir jalan. Berhenti. Masih berdiri dan berboncengan. Habis itu Pluk Jatuh. Aku ma Amin langsung ngakak (di mana-mana orang jatuh dari motor kesakitan, ini malah ngakak, dodol banget dan sangat gak wajar)
-Waktu ge boncengin temenku yang lain, mau nganter ke agen bus yang mau ke Solo. Pas di pertigaan yang rawan kendaraan nyeberang itu, aku mau ganti gigi, ternyata rantai motorku lepas, so motorku langsung ngetril berdiri, temenku jatuh aku masih berdiri berusaha nurunin motor dodolku yang ge beratraksi. hehew

Yap, waspadalah. So, jadilah pengendara motor yang cerdas....
Amin nyoba Tes jadi tukang Ojek.hahaha
Abis dari seminar, aku ke kampus nyari Pak Karyono tapi katanya udah gak ada. Tapi keajaiban pun datang karena beliau datang dengan sendirinya setelah aku sholat. Makasie Ya Alloh... Abis itu kerjain skripsiku dan ketemu bu EKD. Hari ini aku ketemu bu EKD dosen pembimbingku.Ini perbincanganku dengan bu EKD
Bu EKD : Gimana SKRIPSImu??
Aku : Mmm, gini ...
Bu EKD : Bentar-bentar, judulmu apa tho? 
AKu : *Klo di film kartun, aku langsung jatuh, gedubrak* Hehe... aduuuh Ibuuu... Tadinya kan mau makna memaafkan pada penderita penyakit kronis, terus kemaren ibu sarankan ke saya karena subjeknya juga mentok, jadi Ibu ngusulin Makna Kesakitan pada Penderita Penyakit Kronis
Bu EKD : Oh iya ding, iya ya itu kemaren?
Aku : Iya itu Bu, gini Bu minggu depan saja ya Bu, saya bimbingan sekalian mpe BAB III, soalnya cuan nambahin jurnal ma BAB III. 
Bu EKD : oh gitu?
Aku : Gini Bu, saya nyari teori kesakitan kok belum nemu ya??? Cari buku Psikologi  Kesehatan pun di perpus di tandon, jadi gak boleh dipinjem, kaya bukunya Sanderson.
Bu EKD : *Sambil bukan buku gede* Ini di sini juga ada tentang Illness , di bukunya Ogden, Sarafino, juga ada
Aku : Iya Bu, tapi belum nemu.
Bu Kartika (Dosen waliku yang juga waktu itu ada mau sholat) : Cari Ebooknya aja kan ada banya di internet?
Aku : Udah Bu, tapi kaya Sanderson tu belum nemu...
Bu EKD : *Menjelaskan tentang Illness* bentar kamu metodenya apa ya?
Aku : Hedeeeeh, (Sedih hatiku dosbingku lupa tentang skripsiku), Fenom Bu
Bu EKD : Iya ding, bentar-bentar tadi judulnya apa?
Aku : (AAAAAARRRGGGHHH) Aduuuh Ibu, Makna Kesakitan
Bu EKD : Oh iya ding *Jelasin Illness lagi, intinya Illness itu persepsi penderita, sedangkat disease itu adalah hasil diagnose dokter* Dosbing dua-mu siapa?
Aku : (Haduuuuh, parah ni si Ibu) Pak Parno, Bu
Bu EKD : Oh iya ya? Terus klo Mas Amin gimana? (Ada Amin juga waktu itu)
Amin : Gini Bu, sepertinya saya tetep pake kualitatif aja, soalnya anak cacatnya ada beberapa.
Bu EKD : Oh gitu ya gak papa, pokoknya Mas AMin cepet diselesaikan, Mas Faisal, Oktober ini sampai BAB III harus selese. 
Aku : InsyaAlloh Bu, oh iya Bu makna kesehatan ma makna kesakitan sama gak Bu?
Bu EKD : Beda-beda, Judulmu tadi apa?
Aku : (AAAARRRGGGHHH, Ibuuuu!!!)
Yap, do'ain aja Dosbingku itu gak lupa tema skripsiku itu, bagaimanapun beliau dosbing yang baik yang mau nguber-nguber aku, meskipun kadang aku sendirinya yang dodol banget ngerjain skripsinya.

See You At The Genteng....

Kamis, 06 Oktober 2011

http://ucokeren.blogdetik.com/tips-mengerjakan-skripsi/

BRO Fuad cerdas dan energik. Sorot matanya tajam, gaya bicaranya lugas. Saat pertama kali bertemu, kesan yang terpancar adalah sosok anak muda yang optimis menjalani hidup.
Baru-baru ini dia mengirim pesan melalui black berry messenger yang inti isinya, “Saya lulus dan kini jadi sarjana Pak Edo.”
Wah senang mendengarnya. Satu lagi generasi terdidik yang peduli keselamatan jalan alias road safety.
Bagaimana tidak, pria yang mengambil program studi Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi pada Jurnalistik di Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), Jakarta, itu, ikut menambah pengetahuan kita soal keselamatan jalan. Bagaimana caranya?
“Saya tertarik meneliti peran media soal kecelakaan lalu lintas jalan di senja hari,” sergah bro Fuad, saat bertemu saya di sisi kolam renang Aryaduta Suites, Jakarta, Rabu (28/9/2011) petang.
Itu adalah pertemuan kesekian. Saya ingat persis ketika pertamakali bertemu dan saya memberinya buku ‘Hiruk Pikuk Bersepeda Motor’. Maklum, skripsinya menyoroti maraknya kecelakaan yang menimpa sepeda motor di senja hari.

Kita tahu, di Indonesia, dari segi waktu, volume kecelakaan tertinggi dalam rentang waktu pagi hari yakni 34,48%. Lalu, kedua terbesar adalah di sore hari yakni 24,14%.
“Senja hari juga dipengaruhi oleh faktor mata, selain faktor letih dan ingin buru-buru tiba di rumah,” kata bro Fuad.
Dia melakukan analisis framing pemberitaan terhadap “Seringnya Kecelakaan Berkendara di Waktu Senja Pada Tabloid Motor Plus Edisi 23 Februari – 1 Maret 2011”. Maklum, sebagai mahasiswa jurusan Jurnalistik memang tak jauh dari urusan pemberitaan. “Media massa punya pengaruh terhadap pembacanya, termasuk menadarkan soal pentingnya keselamatan jalan,” tutur pria kelahiran Jakarta, 12 Oktober 1989 itu.
Bro Fuad berharap media massa kian meningkatkan pemberitaan penyadaran keselamatan jalan. Masyarakat butuh informasi dan tips agar selamat saat berlalu lintas jalan. Kita melihat media massa cenderung situasional. Maksudnya, media butuh cantolan berita untuk menggerojok pembaca dengan aneka kisah keselamatan jalan. Tentu kita masih ingat kasus kecelakaan pedangdut Syaiful Jamil beberapa waktu lalu?

Kecelakaan dan Nilai A

Bro Fuad tak henti-hentinya sumringah. Sah-sah saja sih karena skripsi yang dirampungkan dalam 3,5 bulan itu, mendapat nilai A. “Penelitian saya bersifat kualitatif,” katanya.
Keberaniannya memilih topik keselamatan jalan karena tak lepas dari kehidupan sehari-hari. “Bahkan, saya pernah ketimpa kecelakaan,” tutur dia.

Dia pun berkisah. Empat tahun lalu, saat menunggang Honda Karisma besutan 2004, bro Fuad emosinya terpancing oleh pemotor sebayanya yang menggeber-geber knalpot. Terjadilah adu kebut. Tiba-tiba, saat ngebut ada mobil dari arah kanan jalan, bro Fuad kaget dan ngerem mendadak. “Saat itu pula saya jatuh, hampir terlindas motor lain. Tuhan masih melindungi saya. Saya bukannya ditolong malah disyukurin oleh pengendara lainnya, walau ada beberapa yang membantu,” urainya.
Sejak itu, katanya, trauma masih membekas saat melintas di jalan tempat terjadinya kecelakaan. “Sejak saat itu pula jadi patuh mengikuti peraturan yang ada dan berkendara yang aman. Yang penting selamat sampai tujuan,” tegas dia.[sumber]

Tips Mengerjakan Skripsi

Skripsi merupakan suatu kewajiban bagi tiap mahasiswa yang ingin menyelesaikan studi perguruan tinggi jenjang S1. Kalian pasti udah tau kalo skripsi rada-rada mengerikan bagi sebahagian mahasiswa bahkan ada yang rela membayar hanya untuk menggunakan jasa teman atau seseorang untuk mengerjakan skripsi sampai selesai. Skripsi memang agak ribet karena nentukan judulnya aja udah bikin kepala pusing. Belum lagi menyesuaikan kemampuan kita dengan skripsi yang akan dikerjakan. So, ini tips yang mungkin bisa membantu kalian.

Skripsi jangan baru dipikirkan ketika kita udah masuk semester akhir. Paling lambat sih semester 5-6 kita udah punya bayangan tentang judul skripsi yang akan kita kerjakan.

.Manfaatkan waktu saat kita ikut praktek lapangan. Amati aja masalah ataupun program pemerintah yang lagi diadakan di tempat praktek lapang. Paling bagus sih waktu kita KKN karena kita punya cukup banyak waktu untuk mengamati sesuatu di tempat KKN sehingga bisa kita jadikan bahan buat skripsi.

.Cari informasi melalui teman atau keluarga yang bekerja di kantor pemerintahan mengenai program pemerintah yang telah berlangsung lama untuk mengatasi masalah tertentu. Sapa tau bisa dijadiin bahan skripsi.

.Berkunjung ke perpustakaan kampus atau perpustakaan jurusan untuk mencari sumber informasi atau referensi dari skripsi yang udah dulu ada.

.Dalam pengerjaan skripsi memang rada berat jika hanya dikerjakan sendirian, lebih baik minta bantuan teman atau keluarga untuk membantu. Cuman lebih bagus lagi jika kita ditolong oleh senior yang pastinya lebih tahu dan punya banyak teman yang bisa membantu kamu (sangat disarankan) :D
Pasti kita hadapi yang namanya saat jenuh atau buntu sesaat dalam mengerjakan skripsi. Oleh karena itu, jika jenuh lebih bagus kita berhenti sejenak dan refresh otak. Tapi, jangan kebablasan refreshingnya jangan sampai skripsi kelupaan. Oia, kalo mau isi draft usulan pembimbing sih sarannya isi dengan dosen yang kamu suka dan judul skripsi kamu disesuaikan dengan bidang yang dikuasai ma dosen tsb karena banyak mahasiswa yang menyesal pada saat dosen pembimbing udah keluar ternyata dosen pembimbing tidak sesuai dengan usulan. Hal ini bisa terjadi karena judul yang kalian masukkan tidak sesuai dengan kompetensi dosen yang kalian usulkan.

Kita harus mengakalinya dengan nulis dulu dosen pembimbing yg disukai trus sesuaikan judul dengan kompetensi mereka karena ke depannya susah ganti dosen pembimbing. Sebab itu, peran pembimbing skripsi sangat penting. Konsultasi rutin dengan dosen pembimbing akan memberikan jalan buat pengerjaan skripsi dan langsung kerjain aja jika dosen pembimbing masih mantul atau masih ada perbaikan. Tapi, kadang juga nggak enak banget klo dapet dosen terbang alias dosen yang selalu keluar dan jarang dikampus. Klo untuk masalah yang satu ini cuman bisa diatasi dengan komunikasi intensif melalui hp ato email baik untuk ngatur jadwal atau konsultasi dgn sang dosen. Semoga tips ini bermanfaat :D[sumber]

Pemrograman dan Skripsi

coretankoe. siapa seh yang tidak senang kalo dah masuk skripsi….? apa lagi skripsi dah kelar, sidang sudah dijalanin, tinggal nunggu wisuda. waaaaaa……aaa semoga Allah mempermudah saya untuk menyelesaikan tugas itu.

Berbicara tentang skripsi, saya adalah tipe orang yang suka bikin aplikasi. so dengan latar belakang yang kaya gitu saya mengambil tema pembuatan software aplikasi untuk para pelajar SMK farmasi dan apotek ataupun asisten apoteker.

Dengan apa saya membangun software itu….? saya sari semester awal lebih demen dengan C++ awalnya, dan ini berlanjut sampai ke java, dari segi sintaks pemrograman ini lebih nyaman aja buat saya, tapi ada beberapa kendala, yakni masalah GUI. kalo java pake GUI ini kayaknya lebih berat yah….? setau saya seperti itu, tapi keuntungannya kalo softwarenya dah jadi bisa multi platform.

Akhirnya dengan pertimbangan kemudahan user nantinya saya akhirnya memilih VB (Visual Basic), nah lo ini adalah ranah baru, tapi skripsi harus tetap berjalan. dan semangaaaaaa….aaaaadddddd.

oce dah lain kali saya sambung.

Rabu, 05 Oktober 2011

Orang Gila-gilaan Gak Mandi

Penting dibaca sebelum mebaca !!
Tulisan di bawah ini akan disampaikan dalam bahasa "Belanda ajak adul" yang bisa menerjemahkannya dengan baik, silakan dibaca, yang tidak, cobalah minta tolong Google Translate atau minta teman yang lebih faham untuk menterjemahkannya.

Dina kiye kyeh, wuiss bahasane sangar nemen. Dina kiye, enyong berhasil "nipu" wong-wong neng kampus karo penampilane enyong. Sebabe apa? Enyong neng kampus sebenere hurung adus. Tak ulangi maning HURUNG ADUS!!! hebat apa ora kweh?? Bocah sing baguse saporete kue (haha ngarep) hurung adus tapi wani-wanine mangkat neng kampus. 
Memang sih, banyu neng koste enyong saiki lagi angel. Musim kemarau mangsa ketelu kaya saiki, banyu dadi angel metune. Bu Koste enyong baen kudu ngadangi banyu sing jam loro bengi nggo adus bocah-bocah kost esuke. Esuke untung-untungan angger sing telat adus biasane ora keduma banyu, akhire ye kopet. Ngerti kopet?
Rencanane sih ya dina kiye enyong janji man neng kampus jam sepuluhan, man ketemu karo bocah sing man jaluk film karo man luruh jurnal. Nah, tapi sahurunge, enyong biasa dolanan Facebookan ndisit neng kost karo ndonload mp3. Bar kue enyong mangan esuk disit alias sarapan neng warung pereke kost (ya ora adohlah sing koste enyong). Bar mangan Facebookan maning nganti jam setengah sanga. Bar man adus, njukut anduk, enyong bingung kyeh karo kancane enyong kok sing mau mondar-mandir neng ngarepe kolah padahal kolahe ya langka wonge. 
Kanca koste enyong sing arane Bang Ali kue, karo nganggo sarung plus anduk. Mbuh kuwe nggawa sarung karo anduk nggo apa? Kaya wong ndesa baen angger adus apa ng***ng nganggone sarung. wkwkwk. Bar kue wonge ngomong, "Ora tega enyong, banyune gari secuil"
"Hah? Masa?" jarene enyong, bar kue enyong ndeleng neng kolah, tenyata iya banyune langka, esat. Ana ember biru ana banyune ben mung secuil tok. Harapane cuman tinggal kolah sebelah sing lagi dinggo kancane enyong sing liyane. Ya wis enyong nunggu baen disit. 
Bar kancane enyong sing bar adus kue rampung, enyong langsung ndeleng kolahe. Ajib, banyune ya pada gari secuil banget. Enyonge ya dadi ora tega adus. Serba salah man adus esuk-esuk mengko ndarani senior sing ora sopan. Adi-adine hurung pada adus piben? Sing esih pada melu kuliah, sing esih pada polos-polos ora adus. 
Akhire enyong ndomplong maning neng ngarepe laptop. Kepikiran man adus neng masjid atawa pom bensin tapi ora sida, kepikiran man adus neng sedulur kadohan, ana sing perek mungkin wis mangkat kantor. Aduh, piben ya kiye??? Pas lagi ndomplong kue, pisan maning metu insting liare enyong. Piben rasane angger enyong neng kampus ora adus?? Kira-kira ana sing percaya apa ora? Atawa ana sing ngonangi ora? 
Akhire cuman adus rai tok, alias raup, terus deodorantnan karo nganggo minyak rambut terus ngenggo klambi karo celana sing pantes plus jaket enyong mangkat neng kampus. Hahahaha... pas man mangkat kanca koste enyong sing arane mas Eko, malah ngakak, "Koen adus pirang ciduk, Mam?" "Ben lah"
PD banget enyong mangkat neng kampus, pertama-tama enyong ketemu karo bocah sing man njaluk film neng langgar kampus, neng tantangan kiye enyonge aman, enyong ora konangan hurung adus. Tantangan keloro, neng ruang komputer perpustakaan, man ngetik jurnal, pertamane ana bocah wadon loro melu ngetik neng sebelahe enyong, karna smakin lama smakin panas ruangane enyong dadi kemringetan, terus jakete tak copot, dan bocah wadone kue ora protes apa-apa? Berarti aman, bar kue bocahe lunga (mungkin wis menyadari ana sing ora beres, dadine lunga, hahaha).
Sue banget enyong neng ruangen kue, nganti kemringetane enyong gembrobyos nganti mbanjiri ruangane kue, nganti wong-wong sing neng kono kelelep barang (percaya?). Tapi untunge ibune sing pas waktu kue lagi njaga ngerti enyong kepanasan, dadine ACne diurubna. Waaaah, sueegeerrr. Enyong neng kono andon download ebbok, jurnal, karo ngetik bahan nggo skripsine enyong. Man jam setengah rolas enyong metu sing ruangan karo man balik. Balike ana tantangan tambahan maning sing ternyata luih lumayan nggawe deg-deg serrr, nglewati cewek-cewek sing lagi pada njagong. Waduh piben kyeh??? Enyonge hurung sikat giginan maning, mengko aku ngomong pada klepek-kleek piben???? Ora papa, ora urusan, ora urunan, sambet baen. Ceterrrr...
Neng kono ana Tika adi angkatane enyong sing kaya boneka puter. Angger ketemu enyong senenge mringis kaya jaran. hwehehe ^^v Piss Tik...
"Mas, koen nganggone tase kaya kue?" Jare Tika
"Mang napa?"
"Ora pantes baen karo gayane"
"ben lah"
Selanjutnya, enyong ngajak ngomong mbak-mbak
"Nonggoni bu EKD juga, Mba?"
"Iya"
"ya wis aku balik baen, akeh nemen sing ngantri"
Yes, dua tantangan plus tantangan tambahan wis rampung. Ternyata langka sing ngonangi enyong hurung adus. hahaha ENYONG BERHASIL!!! ENYONG MERDEKA!!! LANGKA SING NGONANGI AKU HURUNG ADUS!!! HAHAHAH
Tekan kost, enyong ngrongokna suara sing pengen enyong krunguni, apa kue? Suara banyu ngicir neng kolah. "Alhamdulillah, banyune wis mili" bar kue enyong langsung adus. Banyune sich hurung patian akeh nemen. Tapi lumayan nggo adus. Ketemu menungsa hurung adus ora masalah, tapi ketemu Gusti Alloh kayane tengsin angger ora adus. Ora sopan angger ora adus. Dadine enyong adus disit sahurungu sembayang dzuhur.
Alhamdulillah, SKRIPSIne enyong ana peningkatan nggo bahan BAB I, II, karo III, dongakna baen saporete... hehe

Selasa, 04 Oktober 2011

SKRIPSI dan Ketidakwajaranku 2


SKRIPSI, bagiku bukansekedar aku ngerjain dan menyelesaikannya begitu saja tanpa mendapat apa-apa?Dalam artian selain kita mendapatkan predikat kelulusan, dalam prosespengerjaan skripsi kita akan memperoleh pelajaran berharga tentang arti sebuahproses. Kadang prose situ menyakitkan, tapi kadang prose situ menyedihkan,sehingga ketika seorang mahasiswa menjalani proses yang luar biasa tersebut,tidak jarang yang putus asa, marah, atau kecewa.
Tapi, aku inginmembuatnya bebebeda dari orang lain, aku ingin proses ini aku  jalani tanpa perasaan itu semua. Meskipunperasaan-perasaan itu tetap ada, tapi aku tak ingin terlihat menjadi orang yangmeratapi betapa susahnya hidup ini dengan tugas hidup yang bernamaSKRIPSI.  Ada yang terburu-buru untuklulus tapi akhirnya gak lulus-lulus, ada yang mengerjakan skripsi karenasebagai kompensasi atas kekecewaannya, ada yang mengerjakan skripsi denganmelakukan apapun demi kelulusannya, yap demi kelulusannya sehingga tidak jarangada yang membeli skripsi.
Gara-gara SKRIPSI itupula beberapa temenku jadi sensi banget ketika ditanyain tentang skripsi.Misalnya temenku Handung, yang aku tanyain lewat Chat

Imam Faisal Hamzah : oiNdung
Aulia Handung :  iyaa? ad apa zal?
Imam Faisal Hamzah : gppnyapa aja
Aulia Handung : assalaamualaikumklo gtu
Imam Faisal Hamzah : wa'alaikumussalam :DSKRIPSImu gimana?
Aulia Handung : jgnditanyaaaa,hehehehee
Imam Faisal Hamzah : yasudah ya sudah yang sabar ya... semoga dia diterima disisinya (lho?)
Aulia Handung : wadooouuhh, faizal parrAAAhhhh!!! blom dpanggil juga,...

Luar biasa dampakskripsi ini sehingga orang-orang menjadi gila karenanya. Gila? Ya aku misalnyagila karena skripsi. Aku gak mau menghabiskan waktu-waktu skripsiku hanya untukmeratapi hidup kaya di telenovela. Tapi, bagaimana caranya bikin hidup lebihseru karena skripsi. Aku ulangi BAGAIMANA CARANYA BIKIN HIDUP LEBIH SERU KARENASKRIPSI.
Banyak hal yang bisaaku lakukan untuk itu, dalam bahasaku adalah “Inilah waktu untuk menggila”menjadikan hidup lebih bergairah (bukan karena minum obat kuat ya?). Hidup itukaya roller coaster, kadang mendebarkan dan kita ingin teriak. Klo rollercoaster itu dataaaaar, di mana serunya??? Di mana teriaknya? Atau di mana orangbisa matinya? Hehe.. Bayangin aja roller coaster tu relnya datar, gak jauh bedama kereta-keretaan anak-anak balita.
Banyak hal yang akulakukan selama masa-masa skripsi ini. Apalagi usia kemahasiswaanku yang sudahtidak lagi muda tapi sudah uzur. Beberapa teman satu angkatanku bahkan adekangkatanku telah lulus. Ada yang sudah bekerja di perusahaan mana, instansi mana,bahkan ada yang udah nikah. Hal ini semakin membuat pilu hati ini. Huhuhuhu Tapitak apalah. Meskipun aku mahasiswa psikologi yang mempelajari tentang stress hinggasolusi praktisnya, tetap saja aku hanya manusia biasa yang juga bisa stress.Makanya aku pelihara tong sampah (lho? Apa hubungannya?).
Proses selamapengerjaan skripsi, penuh dengan pelajaran-pelajaran hidup seperti nilai-niaiketamabahan, kesabaran ketingga menunggu dosen pembimbing, semangat untuk terusmengerjakan dan cepet-cepet nikah (hehew), semua akan ada dalam proses ini.Tinggal pinter-pinternya kita jaga semangat aja. Masalah teknik penyusunan tumah bisa dipelajari di mana aja, kapan aja, dengan siapa ja. Apalagi satubidang ilmu dengan lainnya pun berbeda-beda. Tetapi itulah semangat dan gairahhidup yang akan perlu dicari dan didapatkan.
Lu bisa aja mendapatkansemangat dan gairah hidup dari pelatihan-pelatihan yang diadakan. Tapi,pelajaran untuk mendapatkan semangat dan gairah yang menusuk mpe ke dalam diriitu hanya bisa diperoleh dari perjalanan hidup lu. Mungkin lu akan banyakbelajar dari seorang pemulung, orang miskin, dsb. Klo aku belajar banyaktentang hidup justru dari orang gila, makanya sekarang jadi gila beneran. Hwahahaha…
Ya bagaimana akumerasakan mereka hidup gak jelas, mondar-mandir, ngomong ndiri, dan lainsebagainya. Seru dech. Hanya saja aku masih terjaga dengan kesadaranku sehinggagak sampe ke mana-mana gak pake baju, bisa geger nanti se dunia klo Faisalternyata lagi ngorek-ngorek sampah cari makanan dan lebih parahnya lagi tidakberbaju. Hiii…
So, SKRIPSI itu kududinikmati pake garem, kecap, apa lagi klo dikasih sable (ni SKRIPSI apa rujakuleg sich?). Ya SKRIPSI itu harus dijalanin prosesnya, klo ternyata menemukanhambatan misalnya ortu gak mau biayayin lagi kuliahmu karena lu gak lulus-lulus.Jadiin itu kesempatan, ambil hikmahnya mungkin ini jalan Tuhan buat menunjukanmasa depan atau membentuk diri kita dengan lebih baik lagi. Kamu bisa cutiterus mulai merintis karir dengan melakukan apa yang bisa kamu lakukan.
Ya mungkin cerita lu maceritaku akan beda tentang bagaimana menjalani proses skripsi ini tapi padaintinya ya ngerjain skripsi masa ngerjain bayi orang? Buat cerita lu yang lebihseru lagi dari ceritaku dan skripsi. Yang penting jangan sampe gila benerangara-gara skripsi sehingga besoknya lu jadi salah satu penghuni bangsa di RSJsana. BTW tentang RSJ, aku pernah lho nyantri di RSJ (lho?).
See you at the menaralistrik …